followthebaldie – Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai wilayah di dunia kembali mengalami peningkatan aktivitas geologi. Mulai dari gempa bumi berkekuatan besar, aktivitas gunung api yang meningkat, hingga ancaman tsunami di sejumlah kawasan pesisir membuat banyak wisatawan mulai mempertimbangkan kembali rencana liburan mereka.
Indonesia sendiri berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), yaitu jalur yang memiliki aktivitas tektonik dan vulkanik paling tinggi di dunia. Kondisi ini membuat gempa bumi dan letusan gunung api merupakan bagian dari karakter geografis Indonesia. Namun bukan berarti seluruh destinasi wisata menjadi berbahaya. Yang terpenting adalah memahami lokasi mana yang sedang berada dalam status waspada dan mengikuti arahan dari otoritas setempat.
Jika Anda berencana bepergian dalam waktu dekat, berikut beberapa destinasi yang sebaiknya dihindari sementara apabila aktivitas geologi masih berlangsung.
Kawasan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Flores
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores menjadi salah satu gunung api yang beberapa kali mengalami erupsi dan mengganggu aktivitas penerbangan.
Letusan yang menghasilkan kolom abu vulkanik tinggi menyebabkan sejumlah bandara regional sempat ditutup dan puluhan penerbangan internasional, termasuk rute menuju Bali, mengalami pembatalan atau penundaan. Otoritas juga menetapkan zona bahaya di sekitar kawah yang tidak boleh dimasuki masyarakat maupun wisatawan.
Jika tujuan utama Anda adalah kawasan Flores Timur atau wisata di sekitar gunung tersebut, sebaiknya menunggu hingga status aktivitas dinyatakan lebih aman oleh PVMBG.
Pendakian Gunung Semeru
Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa sekaligus salah satu destinasi favorit para pendaki.
Namun Semeru masih termasuk gunung api aktif dengan erupsi yang berlangsung secara periodik. Jalur pendakian dapat ditutup sewaktu-waktu apabila aktivitas vulkanik meningkat. Selain ancaman awan panas dan lontaran material, hujan deras juga dapat memicu lahar di alur sungai sekitar gunung.
Bagi pecinta alam, sebaiknya selalu memeriksa informasi resmi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sebelum merencanakan pendakian.
Kawasan Sekitar Gunung Ibu dan Gunung Dukono
Di Maluku Utara, Gunung Ibu dan Gunung Dukono termasuk gunung api yang memiliki aktivitas cukup tinggi.
Erupsi keduanya sering menghasilkan abu vulkanik yang dapat mengganggu penerbangan maupun aktivitas masyarakat di sekitar kawasan tersebut. Wisatawan yang ingin menjelajahi Halmahera sebaiknya memantau perkembangan terbaru sebelum berangkat.
Pantai di Wilayah Dekat Episentrum Gempa Besar
Setelah gempa bumi berkekuatan besar, kawasan pesisir yang berada dekat episentrum biasanya menjadi lokasi yang paling diawasi.
Meski tidak setiap gempa memicu tsunami, otoritas biasanya meminta masyarakat menjauhi pantai hingga ancaman benar-benar dinyatakan berakhir.
Karena itu, apabila suatu wilayah baru saja mengalami gempa besar, wisata pantai sebaiknya ditunda sementara hingga ada pernyataan resmi dari BMKG atau otoritas setempat bahwa situasi telah aman.
Destinasi Wisata yang Mengharuskan Pendakian Gunung Aktif
Indonesia memiliki lebih dari 120 gunung api aktif.
Pendakian ke gunung-gunung seperti Merapi, Marapi, Ruang, atau Tambora sebaiknya hanya dilakukan ketika status aktivitas memungkinkan dan jalur resmi telah dibuka kembali oleh pengelola.
Beberapa gunung bahkan memiliki zona eksklusi permanen yang tidak boleh dimasuki karena potensi erupsi dapat terjadi tanpa banyak tanda awal.
Destinasi yang Perlu Dipantau Sebelum Berkunjung
| Destinasi | Potensi Risiko | Saran |
|---|---|---|
| Gunung Lewotobi | Erupsi dan abu vulkanik | Tunda kunjungan jika status masih tinggi |
| Gunung Semeru | Erupsi, awan panas, lahar | Cek status pendakian resmi |
| Gunung Ibu | Aktivitas vulkanik | Pantau informasi PVMBG |
| Gunung Dukono | Erupsi berkala | Hindari zona bahaya |
| Pantai dekat pusat gempa | Potensi tsunami | Ikuti arahan BMKG |
| Kawasan gunung aktif lain | Penutupan jalur | Pastikan destinasi sudah dibuka |
Apakah Bali Aman Dikunjungi?
Bali sering menjadi pertanyaan utama ketika terjadi gempa atau erupsi di Indonesia.
Secara umum, Bali tetap aman dikunjungi apabila tidak ada peringatan khusus dari otoritas. Namun aktivitas gunung api di wilayah lain, seperti Gunung Lewotobi, terkadang dapat menyebabkan gangguan penerbangan menuju dan dari Bali akibat sebaran abu vulkanik di jalur udara. Karena itu, wisatawan disarankan memantau informasi maskapai sebelum keberangkatan.
Cara Mengetahui Destinasi Masih Aman atau Tidak
Sebelum berangkat, biasakan memeriksa informasi resmi dari BMKG untuk gempa bumi dan tsunami, PVMBG untuk aktivitas gunung api, serta pemerintah daerah atau pengelola kawasan wisata.
Selain itu, perhatikan juga informasi dari maskapai penerbangan apabila bepergian ke daerah yang berpotensi terdampak abu vulkanik.
Jangan hanya mengandalkan unggahan media sosial karena informasi yang beredar belum tentu menggambarkan kondisi terbaru di lapangan.
Tidak Semua Gempa Berarti Harus Membatalkan Liburan
Penting untuk dipahami bahwa gempa bumi merupakan kejadian yang sangat umum di Indonesia. Sebagian besar gempa tidak menyebabkan kerusakan besar dan tidak berdampak pada sektor pariwisata.
Membatalkan perjalanan sebaiknya dilakukan apabila memang terdapat peringatan resmi, penutupan kawasan wisata, atau gangguan transportasi yang signifikan.
Sebaliknya, apabila otoritas menyatakan situasi telah aman, wisatawan tetap dapat menikmati perjalanan dengan tetap memperhatikan prosedur keselamatan.
Keselamatan Selalu Lebih Penting daripada Jadwal Liburan
Liburan memang menyenangkan, tetapi keselamatan harus menjadi prioritas utama. Destinasi wisata akan selalu ada, sementara risiko akibat mengabaikan peringatan bencana dapat berdampak jauh lebih besar.
Dengan memantau informasi dari sumber resmi, memahami kondisi geologi destinasi yang akan dikunjungi, dan bersikap fleksibel terhadap perubahan rencana perjalanan, wisata tetap dapat dinikmati tanpa mengorbankan keamanan.
Indonesia menawarkan ribuan destinasi indah, tetapi memilih waktu yang tepat untuk berkunjung adalah bagian penting dari perjalanan yang aman dan nyaman.
Referensi
BMKG – Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami
https://www.bmkg.go.id
PVMBG – Magma Indonesia (Status Gunung Api)
https://magma.esdm.go.id
Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
https://kemenpar.go.id
Smartraveller – Indonesia Travel Advice
https://www.smartraveller.gov.au/destinations/asia/indonesia
U.S. Department of State – Indonesia Travel Advisory
https://travel.state.gov/content/travel/en/traveladvisories/traveladvisories/indonesia-travel-advisory.html