Ringkasan: Setelah Annapurna Base Camp, banyak pembaca followthebaldie bertanya jalur mana lagi yang layak masuk bucket list. Lima jalur ini — dari Nepal sampai Patagonia — punya karakter berbeda, tapi sama-sama meninggalkan rasa susah move on.
Kenapa Harus Ada Jalur Trekking Lanjutan Setelah Annapurna?

Annapurna Base Camp sering jadi trekking Himalaya pertama karena jalurnya ramah pemula. Begitu badan terbiasa jalan berjam-jam di ketinggian, banyak pendaki mulai cari tantangan baru.
Lima jalur di bawah ini dipilih karena punya reputasi global, infrastruktur jelas, dan data biaya-durasi yang bisa diverifikasi. Bukan sekadar “bucket list romantis” tanpa dasar.
Perbandingan Singkat 5 Jalur Trekking Dunia 2026

| # | Jalur | Negara | Jarak | Durasi | Titik Tertinggi |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Everest Base Camp | Nepal | ~130 km PP | 12–17 hari | 5.545 m (Kala Patthar) |
| 2 | Inca Trail | Peru | ~42 km | 4 hari/3 malam | 4.215 m (Warmiwañusca) |
| 3 | Kilimanjaro (Lemosho) | Tanzania | Bervariasi per rute | 7–9 hari | 5.895 m (Uhuru Peak) |
| 4 | Tour du Mont Blanc | Prancis/Italia/Swiss | ~165–170 km | 9–12 hari | 2.516 m (Col de la Seigne) |
| 5 | Torres del Paine W Trek | Chile | ~80–100 km | 4–5 hari | Mirador Las Torres |
1. Everest Base Camp, Nepal — Saudara Tua Annapurna

Jalur ini dimulai dari Lukla di ketinggian 2.860 m dan berakhir di Everest Base Camp, 5.364 m. Titik pandang tertinggi ada di Kala Patthar, 5.545 m.
Jarak tempuh pulang-pergi sekitar 130 km, biasanya diselesaikan dalam 13 hingga 17 hari. Pendaki butuh dua izin: Sagarmatha National Park Permit dan Khumbu Pasang Lhamu Rural Municipality Permit, dengan total biaya sekitar USD 40 hingga 50.
Paket guided standar untuk 2026 berkisar USD 1.400 sampai 2.500, tergantung level akomodasi dan operator. Musim terbaik: Maret–Mei dan September–November, sama seperti musim ideal ke Annapurna Base Camp.
2. Inca Trail ke Machu Picchu, Peru — Jalur Bersejarah yang Ketat Kuotanya

Inca Trail klasik sepanjang sekitar 42 km diselesaikan dalam 4 hari 3 malam, melewati Warmiwañusca atau Dead Woman’s Pass di ketinggian 4.215 meter.
Berbeda dari jalur lain, trekking mandiri di sini dilarang. Kuota harian dibatasi 500 slot, terbagi antara sekitar 200 trekker dan 300 kru pendukung. Aturan baru 2026: tiket masuk Machu Picchu kini dijual terpisah dari izin trail, menambah biaya sekitar USD 65 per orang.
Paket 4 hari umumnya dibanderol USD 760 hingga di atas 1.300. Jalur tutup total setiap Februari untuk perawatan. Musim kering Mei–September jadi waktu terbaik.
3. Kilimanjaro, Tanzania — Gunung Tertinggi Afrika Tanpa Skill Panjat Teknis

Kilimanjaro unik karena bisa didaki tanpa peralatan panjat teknis meski puncaknya, Uhuru Peak, ada di 5.895 m. Rute populer termasuk Machame, Lemosho, dan Marangu.
Durasi memengaruhi peluang sukses. Trek 5 hari punya tingkat keberhasilan sekitar 30%, naik ke 45% untuk 6 hari, dan 85% untuk 8 hari. Semakin panjang rute, semakin baik proses aklimatisasi.
Biaya taman untuk trek 7 hari via Lemosho/Machame sekitar USD 1.203, belum termasuk guide dan porter. Total paket standar USD 1.500 hingga 4.000. Musim kering Januari–pertengahan Maret dan Juni–Oktober paling direkomendasikan.
4. Tour du Mont Blanc, Eropa — Trekking Lintas Tiga Negara

TMB mengitari massif Mont Blanc melewati Prancis, Italia, dan Swiss sejauh sekitar 166 km dengan total elevation gain hampir 10.000 meter.
Rute klasik diselesaikan dalam 8 hingga 11 hari, biasanya dimulai dari Les Houches berlawanan arah jarum jam. Tahap terberat melintasi Col de la Seigne di 2.516 m, dengan jarak sekitar 22 km dan elevation gain 1.700 meter dalam satu hari.
Tidak ada izin khusus, tapi reservasi refuge wajib dan sering habis lebih cepat setiap tahun. Estimasi biaya DIY 7 hari sekitar EUR 750 hingga 1.200. Musim terbaik: pertengahan Juni hingga pertengahan September.
Buat yang belum siap dengan skala Eropa, pola latihan naik-turun elevation seperti ini bisa dicoba dulu lewat panjat tebing Citatah di dalam negeri.
5. Torres del Paine W Trek, Chile — Patagonia dalam Bentuk Huruf W

W Trek menyusuri Taman Nasional Torres del Paine sejauh sekitar 88,5 km, melewati Mirador Las Torres, Glacier Grey, dan French Valley.
Durasi standar 4 hingga 5 hari, bisa diperpanjang jadi 6–7 hari untuk ritme lebih santai. Tidak perlu izin trekking khusus, hanya tiket masuk taman nasional.
Tiket multi-hari 2026 sekitar USD 55 untuk warga non-Chile. Perlu dicatat, sistem tiket akan berubah ke skema berbasis rute mulai 1 Mei 2026, jadi harga final bisa berbeda saat booking.
Musim terbaik: Desember–Februari, puncak musim panas Belahan Bumi Selatan.
Cara Memilih Jalur Trekking Selanjutnya — Step by Step

- Cek pengalaman ketinggian: Kalau baru pertama ke atas 4.000 m seperti di Annapurna, EBC atau Kilimanjaro jadi lompatan wajar berikutnya.
- Sesuaikan budget: Torres del Paine dan Inca Trail relatif lebih terjangkau dibanding Tour du Mont Blanc guided.
- Cocokkan musim liburan: TMB dan Torres del Paine terbatas di musim panas masing-masing belahan bumi.
- Booking jauh-jauh hari: Inca Trail dan refuge TMB sering habis 4–6 bulan sebelumnya.
- Latihan fisik lokal dulu: Jalur domestik seperti Gunung Rinjani bisa jadi simulasi sebelum terbang jauh.
Sebagian pembaca followthebaldie yang berkomentar di Instagram usai artikel Annapurna terbit menyebut Everest Base Camp dan Torres del Paine sebagai jalur yang paling ingin dicoba berikutnya — dua destinasi yang memang paling sering direkomendasikan komunitas trekking global.
FAQ — Jalur Trekking Dunia Setelah Annapurna
Jalur mana yang paling cocok setelah Annapurna Base Camp?
Everest Base Camp paling natural karena masih di Nepal dengan pola aklimatisasi serupa.
Apakah semua jalur ini butuh guide wajib?
Inca Trail wajib pakai operator berlisensi. EBC, Kilimanjaro, dan Torres del Paine bisa mandiri, tapi guide sangat disarankan.
Berapa budget minimum untuk trekking dunia di 2026?
Torres del Paine W Trek paling terjangkau, mulai sekitar USD 270 untuk versi self-camping 5 hari.