Ringkasan: Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) membuka kembali jalur Senaru pada 3 Oktober 2026, setelah kebakaran hutan 22 September. Pendaftaran hanya lewat aplikasi eRinjani. Dengan Senaru aktif lagi, lima jalur resmi Rinjani beroperasi penuh. Panduan ini merangkum kronologi, tarif resmi, langkah daftar, dan aturan api yang wajib dipatuhi.
Apa Arti Jalur Senaru Rinjani Dibuka Lagi dan Daftar Lewat eRinjani?

Jalur Senaru Rinjani dibuka lagi berarti pendakian dari pintu Senaru, Lombok Utara, kembali diizinkan mulai 3 Oktober 2026. Jalur ini sempat ditutup sementara karena kebakaran hutan. Pendaki wajib mendaftar dan membayar lewat aplikasi resmi eRinjani, yang bisa diunduh di Play Store dan App Store.
Dua hal penting di sini. Pertama, status jalur: terbuka, tetapi pemulihan kawasan pascakebakaran masih berjalan. Kedua, mekanisme masuk: tidak ada pendaftaran di luar sistem eRinjani. Jadi, sebelum membeli tiket transportasi atau membayar paket trip, pastikan jadwal dan kuota Anda sudah aman di aplikasi.
Kronologi: Dari Pembukaan Terbatas 1 September sampai Senaru Dibuka 3 Oktober

Senaru dibuka kembali setelah rangkaian keputusan yang berlapis sejak awal September. Urutannya perlu dipahami supaya Anda tidak salah membaca informasi lama yang masih beredar di media sosial.
Pada 1 September 2026, Balai TNGR memberlakukan pembukaan terbatas untuk kegiatan wisata alam di kawasan Rinjani. Langkah ini menindaklanjuti surat edaran Dirjen KSDAE Kementerian Kehutanan tentang penutupan sementara dan pembukaan terbatas pendakian gunung demi mencegah kebakaran di musim kemarau. Booking online lewat eRinjani ikut dihentikan sementara. Booking yang sudah dibayar sebelum tanggal itu tetap dilayani, menurut Antara.
Dua puluh dua hari kemudian, 22 September 2026, kebakaran terjadi di Bukit Setampol, Resor Torean. Jalur Senaru dan Torean ditutup sementara. Hingga pemantauan 29 September, luas area terdampak mencapai 1.098,75 hektare dan tidak ada titik api baru atau yang meluas, menurut Balai TNGR yang dikutip Antara.
Evaluasi dan asesmen bersama para pemangku kepentingan berlangsung pada 30 September hingga 1 Oktober. Hasilnya dituangkan dalam surat edaran Balai TNGR, dan jalur Senaru resmi dibuka pada 3 Oktober 2026. Registrasi online di eRinjani mulai pukul 06.00 WITA hari itu, menurut laporan NTBSatu.
| Tanggal | Peristiwa | Sumber |
| 1 Sep 2026 | Pembukaan terbatas; booking baru eRinjani dihentikan sementara | Antara, Media Indonesia |
| 22 Sep 2026 | Kebakaran di Bukit Setampol, Resor Torean | Antara |
| 29 Sep 2026 | Area terdampak 1.098,75 ha; tidak ada titik api baru | Balai TNGR via Antara |
| 30 Sep – 1 Okt 2026 | Evaluasi dan asesmen bersama pemangku kepentingan | Radar Depok, Mounture |
| 3 Okt 2026 | Senaru dibuka; registrasi eRinjani buka pukul 06.00 WITA | Antara, NTBSatu |
Mengapa Pembukaan Senaru Penting untuk Pendaki di 2026?

Senaru adalah salah satu pintu utama Rinjani, dan kembalinya jalur ini melengkapi lima jalur resmi yang dikelola TNGR: Sembalun, Senaru, Timbanuh, Tetebatu, dan Aik Berik. Menurut Times Indonesia, pembukaan ini menandai dimulainya lagi aktivitas dari salah satu pintu utama gunung.
Bagi pendaki, dampaknya praktis. Rute lintas Sembalun–Senaru, yang populer untuk itinerary tiga sampai empat hari, kembali bisa direncanakan. Sebelumnya, pendaki yang ingin turun lewat Senaru harus mengubah rencana.
Ada satu catatan penting. Pembukaan jalur tidak otomatis mengakhiri penanganan kebakaran. TNGR masih memantau kawasan untuk mengantisipasi api muncul lagi. Artinya, Rinjani musim ini punya risiko yang lebih tinggi dari biasanya. Kebakaran lahan terjadi di musim kemarau, dan jalur bisa ditutup lagi tanpa pemberitahuan panjang jika kondisi memburuk.
Rinjani sendiri adalah gunung berapi dengan puncak setinggi 3.726 mdpl, menurut data operator trekking Langkah Travel. Karakter medannya berat: tanjakan panjang, pasir vulkanik di puncak, dan perubahan cuaca. Jika Anda baru membangun pengalaman mendaki, baca dulu catatan perjalanan ke Gunung Rinjani untuk gambaran medan dan ritme pendakiannya.
Data Internal Redaksi: Simulasi Biaya Tiket Masuk Senaru

Data berikut adalah perhitungan redaksi followthebaldie berdasarkan tarif resmi Balai TNGR (berlaku sejak 3 November 2025, mengacu pada Permenhut No. 17 Tahun 2025). Angka belum termasuk porter, pemandu, logistik, dan transportasi.
Tarif masuk dihitung per orang per hari pendakian. Senaru masuk kelas I. Berikut simulasi untuk pendakian tiga hari dua malam:
| Kategori pendaki | Tarif per hari | Simulasi 3 hari | Periode |
| WNI hari kerja | Rp50.000 | Rp150.000 | Hari kerja |
| WNI hari libur | Rp75.000 | Rp225.000 | Hari libur |
| WNA | Rp250.000 | Rp750.000 | Semua hari |
| Rombongan pelajar/mahasiswa (WNI) | Rp25.000 | Rp75.000 | Rombongan |
Dua temuan dari perhitungan ini. Pertama, selisih tiket WNI antara hari kerja dan hari libur untuk tiga hari mencapai Rp75.000 per orang. Untuk rombongan 10 orang, itu Rp750.000. Kedua, kelebihan hari pendakian dikenai tarif baru, sehingga rencana pulang yang molor akan menambah biaya.
Tarif tiap hari yang jatuh pada hari libur dihitung dengan tarif libur. Jadi trip yang melintasi akhir pekan bisa berada di antara dua angka tadi.
Lima Jalur Resmi Rinjani dan Kelas Tarifnya

Setelah Senaru dibuka, lima jalur beroperasi normal, menurut Radar Depok. Tarif tiap jalur mengikuti kelas yang ditetapkan Balai TNGR.
| Jalur | Kelas tarif | WNI hari kerja | WNI hari libur | WNA |
| Sembalun | I | Rp50.000 | Rp75.000 | Rp250.000 |
| Senaru | I | Rp50.000 | Rp75.000 | Rp250.000 |
| Timbanuh | II | Rp20.000 | Rp30.000 | Rp200.000 |
| Tetebatu | II | Rp20.000 | Rp30.000 | Rp200.000 |
| Aik Berik | II | Rp20.000 | Rp30.000 | Rp200.000 |
Jalur Torean juga masuk kelas I dalam aturan tarif yang sama. Namun jalur ini tidak termasuk dalam lima jalur yang disebut resmi beroperasi pada pengumuman 3 Oktober. Titik api awal kebakaran ada di resor Torean, jadi cek status Torean langsung di eRinjani atau kanal resmi Balai TNGR sebelum merencanakan rute lewat sana.
7 Hal yang Wajib Dicek Sebelum Mendaftar Lewat eRinjani

Daftar ini disusun dari pengumuman resmi dan laporan media yang terverifikasi. Semuanya berfungsi sebagai filter sebelum Anda membayar apa pun.
- Status jalur terbaru. Senaru dibuka sejak 3 Oktober 2026, tetapi kebakaran di musim kemarau bisa memicu penutupan lagi. Cek pengumuman Balai TNGR sebelum berangkat (sumber: Antara, 3 Oktober 2026).
- Aplikasi resmi. Registrasi lewat eRinjani, bukan tautan dari pihak lain. Aplikasi ada di Play Store dan App Store (sumber: NTBSatu).
- Kuota harian. Angka kuota berbeda di berbagai sumber. Satu panduan menyebut maksimal 700 pendaki per hari untuk seluruh jalur, sementara blog operator trip menyebut kuota Sembalun sekitar 150–200 orang per hari. Karena angkanya tidak seragam, jadikan kuota di aplikasi sebagai satu-satunya acuan.
- Kelas tarif jalur. Senaru kelas I, jadi lebih mahal daripada jalur kelas II (sumber: Balai TNGR).
- Jumlah hari. Tiket dihitung per hari, dan kelebihan hari kena tarif baru (sumber: Balai TNGR).
- Aturan api. Penggunaan api sembarangan dilarang di kawasan Rinjani (sumber: Antara, 1 September 2026).
- Cadangan rencana. Siapkan opsi jadwal alternatif atau jalur lain, karena situasi kebakaran masih dipantau (sumber: Times Indonesia).
Kalau Anda membandingkan gunung lain untuk rencana cadangan, fakta dan jalur pendakian Gunung Semeru bisa jadi pembanding. Ingat, status buka-tutup tiap gunung berbeda, jadi tetap cek pengelolanya.
Cara Daftar Pendakian Rinjani Lewat eRinjani — Step by Step

Cara daftar: 1) unduh eRinjani, 2) buat akun, 3) pilih jalur dan tanggal, 4) isi data pendaki, 5) bayar, 6) simpan bukti booking. Tampilan menu aplikasi bisa berubah, jadi ikuti petunjuk yang muncul di layar.
- Unduh eRinjani. Pasang dari Play Store atau App Store. Hindari file APK dari sumber tidak resmi.
- Buat akun dan lengkapi profil. Gunakan data yang sama dengan identitas yang akan dibawa saat pendakian.
- Pilih jalur dan tanggal. Untuk Senaru, pilih jalur Senaru. Jika lintas jalur, periksa apakah kombinasi rute yang Anda rencanakan tersedia di aplikasi.
- Cek kuota. Jika tanggal penuh, geser jadwal. Jangan membeli transportasi sebelum booking terkonfirmasi.
- Isi data seluruh anggota. Pastikan nama sesuai identitas.
- Selesaikan pembayaran. Tiket dihitung per orang per hari, mengikuti tarif kelas jalur.
- Simpan bukti booking. Tunjukkan saat registrasi di pos pendakian, dan simpan salinannya di luar ponsel.
Jika Anda memakai agen atau open trip, urusan booking biasanya dikelola penyelenggara. Tetap minta bukti bahwa nama Anda terdaftar di sistem. Satu hal lagi: booking lama yang dibayar sebelum 1 September tetap dilayani sesuai ketentuan, tetapi perubahan jadwal akibat penutupan Senaru perlu dikonfirmasi langsung ke pengelola. Pada pengumuman 3 Oktober, kanal yang disebut untuk registrasi hanyalah eRinjani.
Aturan Api dan Keselamatan Setelah Kebakaran

Aturan paling tegas setelah musim kebakaran ini adalah larangan menyalakan api sembarangan. Kepala Balai TNGR Budhy Kurniawan menyatakan penggunaan api di kawasan dilarang dan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran diperkuat bersama berbagai pihak, menurut Antara.
Praktiknya, ini berarti:
- Hindari membuang puntung rokok. Bahkan lebih baik tidak merokok selama pendakian.
- Gunakan kompor gas portabel sesuai aturan pengelola, bukan api unggun.
- Jangan meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan.
- Bawa turun semua sampah. Sampah plastik dan botol kaca mudah memicu masalah di musim kering.
- Patuhi arahan petugas di pos, karena pengawasan kawasan diperketat.
Kalau melihat asap atau titik api, segera laporkan ke petugas atau pemandu. Jangan mencoba memadamkan sendiri bila api sudah membesar.
Persiapan medis juga penting di gunung dengan evakuasi yang panjang. Lihat daftar isi travel first aid kit yang perlu dibawa sebagai dasar, lalu sesuaikan dengan kebutuhan pribadi dan durasi trek.
Mengapa Kebakaran Gunung Terjadi dan Apa Artinya bagi Rencana Anda

Kebakaran di Rinjani terjadi pada musim kemarau, saat vegetasi kering dan angin mudah menyebarkan api. Karena itulah pemerintah mengeluarkan kebijakan pembukaan terbatas dan penutupan sementara pendakian gunung di berbagai daerah sejak awal September. Pembukaan Senaru bukan berarti risiko hilang, melainkan risikonya dinilai terkendali.
Bagi perencana trip, ada tiga implikasi. Pertama, fleksibilitas jadwal lebih bernilai dari biasanya. Kedua, asuransi perjalanan yang menanggung pembatalan layak dipertimbangkan, karena jalur bisa ditutup mendadak. Ketiga, pantau kanal resmi Balai TNGR beberapa hari sebelum berangkat, bukan hanya saat membooking.
Gunung berapi aktif di Indonesia punya risiko lain selain kebakaran, misalnya aktivitas vulkanik. Untuk konteks lebih luas, lihat daftar 127 gunung api aktif di Indonesia.
Kuota, Jadwal, dan Informasi yang Beredar: Cara Memilah yang Benar

Setelah jalur dibuka, informasi akan bercampur: pengumuman resmi, ulasan lama, dan unggahan operator trip. Gunakan tiga filter ini.
Cek tanggal sumber. Banyak panduan Rinjani dibuat sebelum kebakaran 22 September. Misalnya, ada panduan yang menyebut tiket musim 2026 dibuka sejak 6 Maret 2026 dan jalur ditutup rutin 1 Januari–31 Maret. Informasi itu relevan untuk konteks musim, tetapi tidak menggambarkan kondisi Senaru hari ini.
Bedakan kuota dan tiket. Kuota adalah batas jumlah pendaki. Tiket adalah biaya masuk. Operator trip kadang mencampur keduanya dalam satu paket harga, sehingga Anda sulit melihat berapa yang benar-benar masuk ke kas negara.
Utamakan sumber primer. Pengumuman Balai TNGR, aplikasi eRinjani, dan situs rinjaninationalpark.id adalah acuan utama. Media berita berguna untuk konteks, tetapi cek ulang angka penting ke sumber resmi.
Satu catatan tentang harga paket. Beberapa operator mencantumkan paket tiga hari dua malam via Sembalun mulai sekitar Rp2,85 juta per orang, sudah termasuk tiket masuk dan transportasi dari Lombok. Angka itu hanya contoh dari satu operator, bukan patokan harga resmi. Bandingkan beberapa penawaran dan lihat apa saja yang termasuk.
Setelah Turun dari Rinjani: Memulihkan Diri di Lombok

Banyak pendaki menambah satu atau dua hari di Lombok setelah turun, dan itu ide yang bagus. Otot kaki butuh istirahat, dan Anda tidak perlu terburu-buru mengejar penerbangan di hari yang sama dengan turun gunung.
Opsi yang populer adalah menyeberang ke pulau-pulau kecil di barat laut Lombok. Panduan Gili Islands di Lombok bisa membantu memilih pulau sesuai gaya liburan Anda. Karena Senaru berada di Lombok Utara, rute ke area Gili relatif dekat dibanding jalur dari sisi timur.
Beri jeda aman antara hari turun dan jadwal penerbangan. Jika pendakian molor satu hari karena cuaca atau kondisi fisik, jeda itu mencegah Anda kehilangan tiket pulang. Ingat juga bahwa kelebihan hari di gunung berarti tarif tambahan.
FAQ — Jalur Senaru Rinjani Dibuka Lagi dan Pendaftaran eRinjani
Kapan jalur Senaru Rinjani dibuka lagi?
Jalur Senaru dibuka kembali mulai 3 Oktober 2026, setelah kebakaran hutan yang terjadi sejak 22 September dinyatakan padam dan hasil evaluasi bersama pemangku kepentingan menyatakan jalur layak dibuka. Dengan itu, lima jalur resmi Rinjani beroperasi normal.
Bagaimana cara mendaftar pendakian Senaru lewat eRinjani?
1) Unduh eRinjani di Play Store atau App Store. 2) Buat akun dan lengkapi data. 3) Pilih jalur Senaru dan tanggal. 4) Isi data semua pendaki. 5) Bayar tiket. 6) Simpan bukti booking untuk registrasi di pos.
Berapa biaya tiket masuk jalur Senaru?
Senaru masuk kelas I. Tarif WNI Rp50.000 per hari pada hari kerja dan Rp75.000 pada hari libur. WNA Rp250.000 per hari. Rombongan pelajar atau mahasiswa Rp25.000 per hari. Tarif berlaku sejak 3 November 2025 dan dihitung per hari pendakian.
Apakah booking eRinjani sempat dihentikan?
Ya. Layanan booking online eRinjani dihentikan sementara mulai 1 September 2026 sebagai bagian dari pembukaan terbatas untuk mencegah kebakaran. Booking yang sudah dibayar sebelum tanggal itu tetap dilayani. Registrasi dibuka lagi pada 3 Oktober 2026 pukul 06.00 WITA.
Apakah jalur Torean ikut dibuka?
Pengumuman 3 Oktober menyebut lima jalur yang beroperasi: Sembalun, Senaru, Timbanuh, Tetebatu, dan Aik Berik. Torean tidak termasuk dalam daftar itu. Cek status terbaru di eRinjani atau kanal resmi Balai TNGR.
Apakah boleh membuat api unggun di Rinjani?
Tidak. Penggunaan api sembarangan dilarang di kawasan Rinjani. Larangan ini ditegaskan Balai TNGR saat pembukaan terbatas 1 September 2026, dan relevan sepanjang musim kemarau.
Ditulis oleh Redaksi di followthebaldie. Terakhir diverifikasi: 08 Oktober 2026. Sumber utama: Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Antara, Times Indonesia, Radar Depok, NTBSatu.